Indonesia scam literacy · Bahasa Indonesia

Panduan mengenali situs IASC palsu dan menjaga laporan resmi

Panduan Indonesia untuk memeriksa domain IASC, menyimpan bukti transaksi, mengamankan akun, menolak biaya pemulihan dan melacak laporan melalui kanal resmi.

29 September 2026SignalBet Guide Editorial TeamSkor kualitas 100/100
Mr Boss presenting official SignalBet referral artwork, accompanying “Panduan mengenali situs IASC palsu dan menjaga laporan resmi”.
01

Penipu dapat meniru portal yang dipakai korban untuk meminta bantuan

Setelah kehilangan uang, korban sering mencari bantuan dengan cepat dan berada dalam kondisi emosional. Situasi ini dimanfaatkan oleh situs palsu yang memakai nama, logo, atau tampilan Indonesia Anti-Scam Centre. Pemeriksaan harus dimulai dari domain resmi yang diketik atau dibuka melalui situs OJK, bukan dari iklan, pesan langsung, atau nomor yang dikirim orang asing. Laporan yang baik menyimpan kronologi dan bukti asli tanpa menyerahkan kata sandi, OTP, PIN, private key, atau seed phrase.

OJK dan Satgas PASTI memperingatkan masyarakat tentang situs yang mengatasnamakan IASC dan mengarahkan pelaporan melalui kanal resmi. Peringatan tersebut mendukung verifikasi domain dan penolakan terhadap permintaan pemulihan yang tidak sah.

Mulai dari tautan OJK yang sudah diverifikasi

Nama IASC di judul halaman atau hasil pencarian tidak membuktikan kepemilikan situs. Iklan berbayar dan domain yang mirip dapat membawa korban ke formulir pencurian data kedua.

Buka halaman OJK secara mandiri, ikuti rujukan resminya, lalu bandingkan seluruh nama host sebelum mengisi formulir. Catat URL lengkap, waktu akses, sertifikat browser, halaman rujukan OJK, dan tujuan formulir.

Tambahan satu huruf atau subdomain yang menempatkan nama resmi di bagian awal tetap dapat dimiliki pihak lain. Tutup halaman bila browser memberi peringatan atau meminta instalasi aplikasi kendali jarak jauh.

Simpan kronologi sebelum menghubungi banyak pihak

Bank, penyedia pembayaran, platform, dan penegak hukum dapat memerlukan rincian yang berbeda. Satu kronologi induk mencegah tanggal, jumlah, dan identitas penerima berubah di setiap laporan.

Tulis peristiwa berdasarkan waktu asli dan zona waktu, lalu lampirkan bukti ke nomor baris yang sesuai. Masukkan tanggal, jam, zona waktu, rekening atau alamat tujuan, jumlah, metode, pesan, dan tindakan sesudahnya.

Waktu chat dalam WIB dan timestamp blockchain UTC harus diberi label agar urutan tidak terlihat bertentangan. Jangan mengubah bukti asli untuk membuat cerita tampak lebih rapi.

Amankan rekening dan akun pengendali

Kerugian transfer dapat disertai kebocoran email, nomor telepon, identitas, atau akses perangkat. Mengirim laporan saja tidak menghentikan penipu memakai kredensial yang sudah dicuri.

Dari perangkat bersih, hubungi bank, amankan email, cabut sesi asing, ganti kata sandi unik, dan periksa pengalihan pesan. Rekam nomor kasus bank, sesi yang dicabut, perubahan kredensial, data identitas terpapar, dan waktu tindakan.

Jika penipu memasang aplikasi remote, kredensial yang diketik saat sesi berlangsung harus dianggap terpapar. Jangan menyetujui OTP atau notifikasi login yang datang setelah laporan dibuat.

Bedakan pelaporan dari janji pengembalian dana

Laporan resmi membantu penelusuran dan koordinasi tetapi tidak menjamin seluruh dana dapat dikembalikan. Penipu pemulihan memakai kata pasti, akses orang dalam, atau biaya di muka untuk menciptakan kerugian baru.

Minta nomor referensi dari kanal resmi dan periksa status melalui portal yang sama tanpa membayar perantara. Simpan nomor laporan, lembaga penerima, petugas atau sistem, status, dokumen tambahan, dan tanggal tindak lanjut.

Permintaan pajak atau deposit crypto untuk membuka dana yang konon sudah dibekukan adalah tanda bahaya. Jangan mengirim pembayaran kedua untuk memulihkan pembayaran pertama.

Batasi data yang dibagikan

Formulir resmi mungkin meminta identitas dan bukti transaksi, tetapi tidak semua dokumen pribadi harus disebar ke setiap penerima. Pengumpulan berlebihan meningkatkan risiko pencurian identitas setelah scam awal.

Ikuti daftar dokumen portal resmi, sensor salinan kerja bila diizinkan, dan simpan berkas asli secara terlindungi. Catat dokumen, tujuan, penerima, metode unggah, tanggal retensi, dan permintaan penghapusan bila berlaku.

Bukti mutasi rekening dapat difokuskan pada transaksi terkait tanpa membagikan seluruh kehidupan finansial ke forum publik. Jangan pernah mengirim PIN, OTP, kata sandi, seed phrase, atau private key.

Periksa juga jalur komunikasi setelah formulir dikirim. Catat alamat email pengirim, nomor tiket, nama lembaga, dan apakah pesan tersebut muncul di portal resmi. Penipu dapat menghubungi korban dengan mengetahui detail yang sebelumnya dipublikasikan di media sosial, lalu mengaku sebagai petugas tindak lanjut. Pengetahuan tentang jumlah kerugian bukan bukti bahwa orang tersebut bekerja untuk OJK, IASC, bank, atau polisi. Hubungi kembali lembaga melalui nomor atau halaman yang diverifikasi sendiri sebelum menyerahkan dokumen tambahan.

Buat daftar paparan data selain uang. Kategori dapat mencakup foto identitas, selfie, alamat rumah, email, nomor telepon, rekening, akun media sosial, dan akses perangkat. Untuk setiap kategori, tentukan tindakan pengamanan yang relevan, seperti mengganti kredensial, memeriksa penerusan email, menghubungi operator seluler, atau memberi tahu bank tentang risiko penyamaran. Jangan mengirim seluruh daftar ke semua pihak; gunakan untuk memilih penerima yang memang bertanggung jawab atas jenis risiko tersebut.

Tinjau status pada jadwal yang masuk akal agar proses pelaporan tidak berubah menjadi pemeriksaan tanpa henti. Misalnya, simpan tanggal tindak lanjut bank, portal IASC, dan laporan polisi pada kalender. Bila tidak ada perubahan, tulis belum ada pembaruan sampai tanggal tertentu. Cara ini lebih akurat daripada menganggap kasus ditolak atau menjanjikan bahwa dana segera kembali. Dukungan dari orang tepercaya juga dapat membantu korban menilai pesan baru tanpa bertindak di bawah tekanan.

Gunakan peringatan OJK sebagai gerbang verifikasi

Sumber OJK mendukung pesan utama bahwa nama IASC dapat disalahgunakan dan korban harus masuk melalui kanal resmi. Ini juga memberi dasar untuk menolak situs pemulihan yang hanya meniru identitas lembaga.

Peringatan tidak menjamin hasil pemulihan, tidak memverifikasi setiap konsultan, dan tidak menggantikan instruksi bank atau aparat yang menangani kasus tertentu.

Buat berkas insiden yang dapat diperbarui

Berkas akhir berisi kronologi, bukti asli, paparan data, tindakan pengamanan, nomor laporan, status, dan jadwal tindak lanjut. Gunakan satu versi induk agar koreksi tercatat jelas. Jika belum ada jawaban, tulis status belum dikonfirmasi daripada mengisi kekosongan dengan rumor atau janji pemulihan.

Konten ini untuk orang dewasa 18+ di tempat aktivitas tersebut legal. Keamanan laporan tidak membuat perjudian aman atau menguntungkan. Lindungi kebutuhan pokok, tetapkan batas uang dan waktu, jangan berutang atau mengejar kerugian, dan gunakan <a href="/responsible-play">pusat responsible play</a> untuk jeda, blokir, pengecualian, dan dukungan. Rute referral yang diungkapkan, termasuk AG-OasisSEO-KFNPF0000, tidak menggantikan hukum, kelayakan, syarat terbaru, atau batas pribadi.

Sumber: OJK dan Satgas PASTI: peringatan situs palsu yang mengatasnamakan IASC ↗